ABU FATIH

Menuju Islam Kaffah

Arsip untuk Juli, 2010

Mengenalkan Al Qur’an Sejak Usia Dini

Posted by mhdnurulhadi pada 23/07/2010

Kuala Lumpur, 23 Juli 2010

Al Quran merupakan pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Sebagai panduan dan aturan yang membimbing manusia ke jalan yang benar untuk menemui hakikat kehidupannya.

Akan tetapi Al Quran perlu dikenalkan sedini mungkin. sebagai orang tua, memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengenalkannya sejak si anak berusia dini, bahkan harus dipersiapkan jauh sebelum kelahirannya.

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengenalkan Al Qur’an kepada anaknya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Membiasakan anak untuk mendengar Al Quran

Tidak dipungkiri, bahwa indera telinga merupakan anugerah Allah yang pertama kali berfungsi. saat bayi masih dalam kandungan, ia bisa mendengar dan mengenali suara yang ada disekitarnya. Saat bayi lahirpun, alat indera yang paling berfungsi adalah telinganya, sehingga mungkin sebab itulah Islam mensyariatkan seorang ayah untuk mengazankan ditelinga kanan dan iqamah di telinga kirinya.

Maka dari itu, memperdengarkan Al Quran kepada anak, baik dibaca langsung oleh orang tuanya atau dari rekaman kaset tilawah sangatlah penting. karena walaupun si anak asyik bermain, bahkan tidur sekalipun, telinganya akan tetap mendengar.

bersambung…

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Gaza akan Mewisuda 12 Ribu Penghafal Al-Qur’an

Posted by mhdnurulhadi pada 18/07/2010

dakwatuna.com – Gaza, Hampir 12 ribu penghafal al-Qura di Jalur Gaza, setelah mereka menyelesaikan tahap akhir pemantapan selama 60 hari selama berturut-turut. Mereka tersebar pada ratusan pusat penghafal tahfidz Al-Qur’an di Gaza. Termasuk kamp-kamp pengungsian yang dijadikan halaqah-halaqah hifdzil Qur’an. Mereka menamakan halaqah-halaqah tersebut “Generasi Qur’ani Untuk Al-Aqsha” yang berada di bawah pembiayaan pemerintah Palestina pimpinan Ismael Haneya dan langsung dibawah pengawasan departemen waqaf dan urusan agama Palestina.

Halaqah-halaqah ini mendapat sambutan luar biasa dari warga. Mereka berlomba-lomba mendaftarkan anak-anaknya pada halaqah tersebut, hingga banyak diantara para perserta yang ditolak, karena tempatnya sudah tak menampung lagi. Sukses Besar Sementara itu, Dr. Thalib Abu Syaer, menteri waqaf dan urusan agama Palestina mengatakan, kami sedang berupaya mewisuda sejumlah penghafal Al-Qur’an, setelah sebelumnya sukses selama beberapa tahun terakhir dan tentu kami merasa bangga.

Dalam wawancaranya dengan pusat infopalestina, menteri waqaf mengatakan, jauh-jauh hari kami sudah merencanakan dan menyusun perangkat-perangkat yang diperlukan dalam program kamp qur’ani. Ia berharap programnya ini bisa sukses. Ia menyebutkan, ada sekitar 870 penghafal Al-Qur’an yang tersebar di 272 pusat tahfidz Al-Qur’an di Jalur Gaza (Rafah, Khanyunis, Gaza Tengah, Gaza, Gaza Utara). Ia mengisyaratkan, pihaknya sedang mempersiapkan perhelatan akbar dan spektakuler untuk memberkan penghargaan pada para penghafal Al-Qur’an. Ia mengungkapkan bangga atas prestasi para penghafal tersebut. ini adalah kebiasaan yang baik yang digalakan pemerintah Palestina melalui menteri waqaf dan urusan agama secara khusus.

Peningkatan kemampuan dalam membaca dan menghafal Di sisi lain, Dr. Abdullah Abu Jarbu deputi departemen waqaf mengatakan, proyek hifdzil Al-Qur’an yang dilakukan departemen waqaf ini bertujuan secara langsung mencetak para penghafal Al-Qur’an, di samping meningkatkan bacaan mereka. Dr. Abu Jarbu’ menjelaskan, ada sejumlah mahasiswa yang mempunyai predikat al-hafidz.

Pihaknya sangat memperhatikan masalah ini dengan memunculkan bakat dan kemampuan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti kamp musabaqah tilawatil al-Qur’an regional dan internasional yang dapat mengangkat derajat Palestina di dunia internasional.

Proyek Besar Di pihak lain, Diyab Radhi, seorang warga Palestina di Gaza sangat menghargai langkah yang dilakukan departemen waqaf dan urusan agama. Ia mengucapkan terima kasih pada pemerintah dalam hal ini, yang telah mengadakan program kamp hifdzil Al-Qur’an. Ia menambahkan, kami telah menunggu dengan shabar musim panas tiba untuk memulai proyek besar ini dan agar kita bisa membentuk anak-anak kita dan selanjutnya kita membantu mereka untuk menghafal al-Qur’an dalam waktu tertentu. (asy/ip/ut)

Ditulis dalam Dunia Islam | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.